Selasa, 04 Februari 2020

ANALISIS ELIOTT WAVE



Biasanya pergerakan harga membentuk suatu pola zigzag seperti terlihat pada gambar di bawah. Pola ini dapat terjadi pada skala time frame berapa saja, baik jangka pendek, menengah atau panjang.

Seseorang bernama Elliot menemukan bahwa pergerakan harga tersebut memiliki pola gelombang 5-3 yang selalu berulang-ulang, dimana pola gelombang 5 disebut impulse wave dan pola gelombang 3 disebut corrective wave seperti terlihat di bawah ini:


corrective wave


Contoh penerapan teori Elliot Wave dapat dilihat pada gambar di bawah ini. Gambar ini merupakan grafik USD/JPY. Terlihat bahwa pola Eliott Wave yang terbentuk mulai dari Januari 2005 sampai November 2008.


Eliott Wave Januari 2005 sampai November 2008

Selain pola naik, Eliott Wave juga bisa diterapkan pada pola turun, seperti terlihat pada gambar di bawah ini.


pola turun Eliott Wave

IMPULSE WAVE

Wave 1
Harga mulai bergerak naik. Namun saat ini berita-berita masih sangat negatif.

Wave 2
Harga turun, disebabkan koreksi karena aksi profit taking. Tahap ini adalah pengujian, apakah harga akan jatuh lagi lebih dalam dibanding titik awal Wave 1. Jika tidak, maka akan berlanjut ke Wave 3.

Wave3
Harga kembali naik, disebabkan berita sudah mulai positif. Harga bergerak lebih tinggi. Pola ini lebih panjang daripada Wave 1. Volume sangat tinggi. Trader sangat bernafsu untuk membeli. Seringkali Anda akan melihat harga yang sepertinya sudah terlalu tinggi, masih bisa melonjak lagi.

Wave 4
Harga kembali turun, disebabkan aksi profit taking.

Wave 5
Harga kembali naik. Biasanya saat ni berita benar-benar positif dalam kondisi bullish. Di sini banyak trader yang membeli di harga tinggi. Saat ni volume sudah sangat berkurang dibanding Wave 3. Saat ini juga berbagai indikator reversal (berbalik arah) mulai terlihat.


CORRECTIVE WAVE

Wave A
Awal dari bear market. Biasanya investor melihat hal ini sebagai koreksi biasa dari pasar yang bullish. Indikator di waktu ini biasanya menunjukkan peningkatan transaksi.

Wave B
Harga naik, saat ini banyak trader merasa ini adalah bull market yang sempat menghilang. Namun bagi mereka yang familiar dengan Analisis Teknikal akan melihat pola head and shoulder. Di saat ini biasanya sisi fundamental masih cukup baik.

Wave C:
Harga turun tajam. Volume transaksi meningkat. Di saat ini banyak trader baru menyadari mereka sudah ada dalam bear market. Wave C biasanya lebih panjang dari Wave A atau sama.

Tidak ada komentar:

Teknik Divergence Trading

kali ini mari kita bahas lebih detil tentang divergence trading ini. Apa sih sebenernya divergence trading?  Pada dasarnya, divergence tradi...