Kamis, 02 Juli 2020

Teknik Divergence Trading


kali ini mari kita bahas lebih detil tentang divergence trading ini. Apa sih sebenernya divergence trading? 

Pada dasarnya, divergence trading adalah trading menggunakan patokan "perbedaan" antara pergerakan harga dengan pergerakan indikator Oscillator. 

Divergence trading sangat berguna bagi kita untuk bisa mengidentifikasi kapan saat sebuah trend akan berlangsung terus, atau kapan sebuah trend mulai melambat dan cenderung berbalik arah.

Kemampuan untuk mengidentifikasi apakah trend masih akan lanjut atau akan berbalik pastinya sangat kita perlukan. kita tidak ingin "telat masuk" dalam mengikuti sebuah trend. bahkan lebih parah lagi klo sampai "salah masuk" yang intinya jangan sampai sell di lembah atau buy di puncak. 

sebelum menggunakan divergence dalam ber-trading, kita perlu memahami dulu teori dasar dalam divergence trading ini. 

Secara umum, divergence dapat dibedakan menjadi regular divergence dan hidden divergence.

Regular Divergence

Regular divergence secara umum menunjukkan tanda adanya indikasi pembalikan trend yang sedang berlangsung. 

Apabila harga dalam posisi lower-low sedangkan Oscillator dalam posisi higher-low, menunjukkan indikasi adanya pembalikan trend (reversal) dari trend turun ke trend naik. Kondisi ini juga disebut sebagai bullish regular divergence, dan contohnya seperti gambar berikut:


Sedangkan jika harga mencapai kondisi higher-high sedangkan Oscillator dalam posisi lower-high, maka ini artinya terjadi bearish regular divergence yang menunjukkan indikasi adanya pembalikan trend (reversal) dari trend naik ke trend turun. Contohnya seperti gambar berikut:


Hidden Divergence 

Hidden divergence secara umum menunjukkan indikasi penerusan trend yang sedang berjalan. 

Apabila harga dalam posisi higher-low, sedangkan Oscillator dalam posisi lower-low, ini menunjukkan adanya indikasi trend naik akan terus berlanjut. Contoh situasi yang juga disebut sebagai bullish hidden divergence bisa dilihat pada gambar berikut:


Sedangkan apabila harga dalam posisi lower-high sedangkan oscillator dalam posisi higher-high, ini menunjukkan adanya indikasi trend turun akan terus berlanjut. Contohnya seperti gambar berikut:


chart-chart di atas menunjukkan contoh-contoh divergence dengan berbagai variasinya. 

Ada baiknya kita bisa mengidentifikasi terjadinya divergence ini supaya kita bisa mengambil posisi yang tepat di setiap pergerakan harga. 

bagaimana cara pakai divergence trading untuk entry posisi ? 

Sebenarnya, divergence trading ini paling cocok buat konfirmasi sinyal saja.
Bukan buat cari posisi entry.





dikutip dari seputarforex.com
Judul : Divergence Trading
Penulis : Greenpips
Greenpips merupakan ibu rumah tangga biasa. Namun, kemudian mengenal forex di perguruan tinggi, dan setelah itu memutuskan membuat tesis mengenai Expert Advisor. Paling suka menggunakan Fibonacci dalam trading.

Baca selengkapnya di:

Tidak ada komentar:

Teknik Divergence Trading

kali ini mari kita bahas lebih detil tentang divergence trading ini. Apa sih sebenernya divergence trading?  Pada dasarnya, divergence tradi...